Tips Memilih Tempat Usaha


Tips Memilih Tempat Usaha

Memiliki usaha sendiri yang memiliki banyak pelanggan merupakan impian bagi kebanyakan orang, namun tidak sedikit pula yang gagal mewujudkannya.


Salah satu alasannya adalah jarak yang terlalu jauh antara tempat usaha dengan pelanggannya.


Selain karena merek dan faktor kebutuhan, pelanggan biasanya memiliki pertimbangan khusus ketika ingin membeli sesuatu berdasarkan jarak.


Hal ini juga berlaku pada produk yang dipasarkan secara online. Jika jaraknya semakin jauh, penyedia jasa pengiriman juga akan menerapkan tarif semakin mahal.


Untuk itu pemilik usaha biasanya mengantisipasinya dengan memilih tempat yang memiliki akses yang baik.


Namun memilih lokasi dengan jarak terdekat dengan pelanggan masih menjadi kriteria utama yang menentukan tempat usaha yang sesuai.


Lalu bagaimana cara memilih tempat usaha yang sesuai dengan jarak yang diinginkan pelanggan?

Berikut adalah tips memilih tempat usaha:


Berdasarkan Jumlah Pelanggan dalam Radius

Beberapa merek franchise ternama memilih lokasi berdasarkan jumlah pelanggan dalam radius yang ditentukan.


Contohnya, franchise toko waralaba ataupun makanan akan memilih tempat yang dikelilingi minimal 5.000 hingga 10.000 kepala keluarga dalam radius 2 hingga 3 kilometer.


Apabila radiusnya semakin kecil dan jumlah target pasar mereka semakin banyak, maka tempat tersebut akan menjadi pilihan prioritas.


Berdasarkan Kepadatan Lalu Lintas

Beberapa merek franchise ternama juga menggunakan metode penghitungan kepadatan lalu lintas orang per hari yang akan melewati tempat yang akan dipilih.


Mereka akan melakukan survei dengan cara menghitung seberapa banyak jumlah orang yang akan melewati tempat yang akan dipilih setiap harinya.


Memiliki Lahan Parkir yang Luas dan Mudah Diakses

Tempat usaha dengan lahan parkir luas biasanya akan lebih disukai pelanggan.


Terutama jika lahan parkir yang luas tersebut berada sangat dekat lokasi usaha.


Contohnya, pelanggan lebih menyukai memilih tempat makan yang tidak jauh dengan tempat parkir.


Tempat parkir yang terpisah dengan tempat usaha, apalagi harus berbeda tempat seperti gedung parkir sendiri, biasanya akan sedikit menyulitkan pelanggan.


Beberapa franchise makanan ternama misalnya.


Mereka lebih memilih tempat yang memiliki lahan parkir sendiri demi memudahkan pelanggan mereka tanpa harus berjalan kaki jauh dari kendaraannya.


 

Dikelilingi pelanggan, lalu lintas yang padat, hingga lahan parkir yang luas merupakan kombinasi yang dapat dianggap kriteria 'sempurna'.


Kriteria ini dibutuhkan hampir di segala bidang tempat usaha.


Lingkungan padat penduduk sering menjadi incaran utama para pemilik usaha baru ataupun yang ingin membuka cabang usahanya di tempat baru.


Contohnya Rumah Kios (Ruki) Kalyana di Grand Cikarang City.


Ruki Kalyana

Selain sudah dikelilingi lebih dari 30 ribu kepala keluarga di area sekitar, unitnya kini hanya tersisa kurang dari 200 unit saja.


Kalyana berada di dalam area pengembangan kota baru seluas 500ha yang terdiri dari area hunian baru dan pusat perbelanjaan modern.


Pemilik usaha yang telah lebih dulu membeli unit ruki di Kalyana akan memiliki calon pelanggan jauh lebih banyak.


Kalyana akan dibangun dengan konsep kombinasi tempat tinggal dengan tempat usaha, sehingga para pembelinya tidak perlu bingung untuk menentukan fungsi sebagai tempat tinggal, tempat usaha, atau keduanya.


Anda pun masih memliki cukup ruang terbuka untuk pengembangan usaha Anda.


Tidak hanya pangsa pasar yang sangat padat, lalu lintas kendaraannya juga terbilang padat.


Setidaknya lebih dari 200 kendaraan perhari sebelum dibangun, diperkirakan akan naik berkali lipat pada saat pembangunan selesai.


Kalyana sendiri memiliki lahan parkir yang dapat menampung hingga 2 unit mobil atau 8 unit motor.


Sehingga para pelanggan tidak perlu berjalan jauh meninggalkan kendaraannya.